Hikmah Ramadhonku

Oktober 4, 2008 at 5:15 pm Tinggalkan komentar


Hikmah Ramadhonku
 
Sudah 2 bulan Ramadhan ini Disaat waktu sauur
kami selalu ditemani acara televisi kesukaan
keluarga kami di Stasiun SCTV yaitu acara sinetron
PPT (Para Pencari Tuhan).
Dalam episode berapa  yang kami lupa, ada yang kami tertarik
tentang si Baharuddin sang pelaut melempengkan Mushola
ke arah kiblat yang benar.
Dengan hanya alat bantu kompas yang selalu dibawa-bawa
ia dapat meyakini jamaah musholah arah kiblatnya salah dan menunjukan
arah kiblat yang benar. Ya namanya sinetron..
Ketertarikan kami kembali kepada kami sendiri
sudah benarkah arah kiblat kami selama ini baik tempat sholat 
 dirumah maupun masjid kami atau tempat sholat diruangan kantor.
Apakah kami berdiam hanya sekedar yakin tanpa ilmu ??
Kami bukannya ingin seperti baharuddin tetapi
kami ingin keyakinan arah kiblat kami sesuai dengan ilmu
artinya otak kami menerimanya sehingga dalam beribadah kami
tidak ada keraguaan dan sreg.
 
Dengan apa kami bisa mengakurasi arah kiblat ?
dengan hanya kompas seperti Baharruddin, itu hanya ada disinetron.
Kompas tak ada artinya kalau tak ada peta, begitu juga peta tak ada
artinya kalau tak ada kompas dalam mengatahui arah atau posisi.
Peta dunia dalam sekala besar atau degan skala kecil ?
kami kurang yakin kalau sudah peta dunia contohnya antara letak Kabbah di arab saudi
dengan tempat kami persis, benar akurasi tidak skalanya ? benar tidak petanya ?
Kalau hanya tempat Monas dengan mesjid kami sich sedikit nggak masalah.
Pesimis sepertinya kami dengan ini semua.
 
Ramadhon akhir
Biasalah acara rutinitas di akhir ramadhon bingung kapan Lebarannya
iseng buka internet searching di google …. (cari kapan lebarannya)
ketemu Alhamdulillah 2 pertanyaan sekaligus dalam satu artikel
ternyata secara hukum alam kita dapat menentukan arah kiblat
dengan sangat akurat sekali tanpa bantuan peta dan kompas sama sekali
Ternyata dalam satu tahun di bulan Kalender Masehi ada Dua (2) kali
moment untuk melempengkan sejadah ke arah kiblat yang benar dan akurat
yaitu setiap tanggal 28 may jam 16:18 WIB dan 15 July jam 16:27 WIB
Dimana posisi kabbah baitulloh tegak lurus dengan matahari tanpa ada bayangan.
Dan tak ada perubahan dalam tiap tahunnya.
iseng punya iseng saya coba bungkus rokok luruskan pas dibawah lampu pijar diruang tamu kami
dan memposisikan sampai tak ada bayangan lalu saya ambil korek gas saya taru disembarang tempat
Subhannaloh. ..  korek gas – korek gas yang kami tempatkan disembarang tempat semua arah bayangannya
lurus ke arah bungkus rokok (ting..)
Jadi kalau kabah berposisi bungkus rokok dan lampu pijar berposisi matahari lalu korek gas adalah
tempat kami berdiri untuk sholat (bisa masjid,surau) dimana arah kiblatnya adalah arah garis bayangan – bayangan
sesuatu yang pada saat itu berdiri tegak pada tanggal 28 may jam 16:18 WIB dan 15 July jam 16:27 WIB
Untuk lebih yakin kami masih mencari kebenaran momen pada tanggal tersebut yang bisa dipertanggung jawabkan
tetapi Logika hukum alam ini sudah terpecahkan dan absolute kebenarannya
Alhamdulillah ya Alloh
(Nuralih)

Entry filed under: ad-dien, Fisika. Tags: .

Create a Ghost image of the Microsoft RIS Boot

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Calender

Oktober 2008
S S R K J S M
    Jan »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Top Rated

Blog Stats

  • 33,851 hits

Klik tertinggi

  • Tak ada

%d blogger menyukai ini: